Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

METODE MENGAJAR PAGAR NUSA ( ALA WALISONGO )

Pencak silat
Pada dasarnya manusia itu adalah mahluk kosong jika ada manusia bertalenta dalam beberapa hal hingga mampu menguasai banyak hal itu tidak lain karena dari rentetan proses belajar yang sangat panjang.
Sama halnya dengan seorang pesilat pada dasarnya mereka juga pesilat kosong , wawasan tentang pencak silat dan apa itu pencak silat hingga semua tentang silat pastilah kosong.

Ketika seorang pesilat telah menekuni dan belajar, lambat laun wawasan dan pengetahuan tentang pencak silat akan secara otomatis masuk dalam pikiran dan jiwa bagi siapa saja yang mempelajarinya kemudian terlahirlah sosok-sosok pesilat sejati setelahnya dengan berbagai talenta  yang diolah dan dikembangkan secara berkala
Pesilat sejati didefinisikan sebagai generasi mutlak yang keberadaannya sangat penting demi proses regenerasi sebuah aliran silat untuk kemidian dapat tumbuh dan  berkembang dengan baik akan tetapi hingga terlahirnya sosok pesilat sejati dibutuhkan proses yang sangat panjang dimana mengenai hal ini pencak silat pagar nusa memerlukan metode-metode khusus dalam proses ajar mengajar maupun didik mendidik yang tepat salah satu nya adalah metode dalam tahap mengajar;

Histori sejarah mengatakan bahwa leluhur/nenek moyang masyarakat nusantara adalah mayoritas ber-kepercayaan Hindu-Budha itu dibuktikan dari jejak-jejak peninggalan yang ada dinusantara khususnya di jawa sumatra dan bali, namun entah ada keajaiban apa dan darimana seperti kenyataan yang dapat kita lihat saat ini dimana masyarakat nusantara telah berevolusi menjadi mayoritas pemeluk agama Islam

Bila kita belajar sejarah tentang habisnya masa peradaban Hindu-Budha yang berevolusi menjadi Islam , tentu peran tokoh dari walisongo adalah yang pertama kita dengar karena merupakan tokoh yang disebut paling berpengaruh dalam sejarah munculnya islam dinusantara, seorang ilmuan peneliti tentang sejarah kemunculan islam dinusantara asal belanda L.W.C Van den berg pernah berspekulasi dalam salah satu buku yang diterbitkan pada tahun 1884-1886 tentang keajaiban dalam kemunculan islam dinusantara dalam bukunya tersebut mengatakan 

"Bagaimana cara walisongo menyebarkan islam diseluruh pelosok nusantara hanya dengan kurun waktu setengah abad (50 tahun) saja, padahal jaman itu tidak ada pesawat terbang,  jika hanya dengan kuda butuh waktu yang snagat lama untuk dapat mengarungi seluruh nusantara , dan yang terakhir dengan cara dan metode berdakwah bagaimana yang para walisongo terapkan untuk bisa merubah sebuah keyakinan pada hati masyarakat nusantara yang mayoritas adalah jauh dari islam"

Hasil dari penilitian inilah yang membuat Van den berg heran dan menyatakan kekagumannya terhadap walisongo dan tatacara para wali melakukan dakwah tanpa ada paksaan maupun  kekerasan. dan yang pasti tanpa menghilangkan tradisi kebudayaan yang telah terlebih dulu ada.

SEJARAH GASMI [ Dari mbah manaf turun ke gus maksum ]

GASMI (Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia)
Merupakan salah satu pencak silat yang tumbuh dan berkembang di lingkungan pondok pesantren aliran pencak silat yang banyak digemari para santri selain untuk bekal berdakwah nanti setelah cukup bekal ilmu agama , juga digemari karena terkenal dengan pentandingan gelanggang bebas satu lawan satu diatas sebuah panggung dari glonggongan bambu yang berdiri sekitar 2-3 meter diatas tanah.

Pertarungan gasmi
Dalam hal pertarungan adu kekuatan fisik maupun olah kanuragan ini tentu diperlukan sebuah teknik maupun takti bertarung ala pendekar kerajaan majapahit ,disinilah mulai terlihatnya peranan pencak silat GASMI dikalangan pondok pesantren bukan hanya dikalangan santri melainkan di penjuru kabupaten kediri dan sekitarnya , ratusan pendekar dari beberapa daerah baik kelas amatir hingga sakti mandraguna tercatat pernah ikut partisipasi dalam pertarungan ini.

Namun disisi lain aliran pencak silat GASMI ini tak jarang juga andil dan partisipasi dalam pembasmian kemunkaran didaerah jawa timur khusunya didaerah kediri dan sekitarnya , aksi dari gerakan silat muslimin indonesia ini sangat terlihat saat ikut melakukan memberantasan PKI , dimana setiap aksi dari pencak silat GASMI ini diperkasai oleh seorang santri dengan ilmu kanuragan yang hebat dan basik pencak silat yang tidak diragukan lagi pada masa itu. dia adalah cucu pendiri pencak silat GASMI , KH.Abdullah maksum jauhari atau yang lebih akrab dipanggil Gus maksum. "baca selengkapnya tentang profile santri nyentrik gus maksum disni"

SEJRAH GASMI 
Sebebelum aliran pencak silat GASMI mulai tenar di-Era Gus Maksum dipertengahan tahun 60-an , jauh sebelum itu aliran pencak silat Gasmi ini telah ada dan juga berkembang di-Eranya Kh. Manaf Abdul Karim , yaitu kakek dari Gus maksum jauhari.

Berdasarkan beberapa sumber informasi dari beberapa sesepuh Pagar Nusa khususnya yang beralian GASMI dan beberapa artikel di internet yang sempat beberapa kali saya baca mengenai sejarah tentang pencak silat GASMI (Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia) Awal mulanya didirikan oleh seorang kiyai asal magelang-jawa tengah beliau adalah Kh.Manaf Abdul Karim yang tak lain adalah kakek dari Kh.Abdullah Maksum Jauhari (Gus Maksum Jauhari).

Kisah awal mula berdiri Gasmi,
Diawali dari fakta maraknya aksi kekerasan dan tindak kejahatan pada Era Penjajahan bangsa asing dan kolonial belanda dinusantara yang mana mereka betujuan untuk menguasai rempah-dan seluruh kekayaan bangsa indonesia kala itu, banyak sekali faham Pro-kontra baik itu dari kalangan umum , maupun ulama , bersamaan dengan pemberontakan penduduk pribumi atas kekuasaan semena-mena yang dilakukan bangsa asing inilah akhirnya muncul seorang tokoh ulama ternama dari jawa tengah Kh. Manaf Abdul Karim dengan mendirikan pusat pengembangan dan pelestarian kebudayaan pencak silat yang diajarkan ke para santri bersamaan dengan ilmu agama dilingkungan pondok pesantren , dengan tujuan menjaga dan memepertahankan warisan kebudayaan bangsa sekaligus sebagai cikal bakal dan bekal  senjata perlawanan penjajah asing di seluruh nusantara kususnya diwilayah jawa timur - sekitarnya dengan cara memakai dalih pengalihan menggunakan metode dakwah ke-agama-an. karena ini merupakan cara terbaik untuk melakukan perlawanan dan mempertahankan harga diri bangsa-indonesia.

GASMI beridiri di lingkungan pesantren.
Pada sekitar tahun 1915-an sebuah Gerakan pencak silat dari kalangan warga muslim didirikan disebuah halaman masjid pondok pesantren di daerah Kediri-Jawa timur, yang diberi nama "Pencak Silat GASMI-Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia" oleh Kh. Manaf Abdul Karim seorang tokoh ulama dan juga merupakan seorang dari 3 tokoh ulama yang berperan dalam terbentuknya pondok pesantren Lirboyo-Kediri. setelahnya.

Tujuan dirintis dan dibentuknya pencak silat GASMI ini adalah sebagai berikut:
  • Menjadikan pesatren sebagai sentral pencak silat
  • Bekal dalam melawan kemunkaran dan penjajah
  • Pembekalan santri dalam berdakwa agama
  • Pembekalan diri dalam aktifitas kehidupan sosial
  • Dan sebagai sarana pengembangan sekaligus sebagai cara mempertahankan warisan leluhur.
Pada Era pertama kali pencak silat Gasmi  didirikan oleh Kh. Manaf Abdul Karim , belum setenar dan terpopuler seperti kala Eranya  Kh. Abdullah Maksum Jauhari.

Jaman boleh berkembang dan Era boleh berubah , GASMI di Era- Mbah Manaf pun telah sampai pada batasnya namun semangat yang telah diwariskan dan ditanamkan kedalam generasi berikutnya tak akan pernah luntur dan pudar , keberadaan dan peranan pencak silat GASMI pun turun - temurun akan tetap selalu ada dan terjaga  melalui semangat spiritual dari generasi kegenerasi Gasmi berikutnya.

Hingga sampai pada Era 1960-an dimana GASMI mencapai masa keemasan dan mulai mencuak pada fase puncaknya, kala Gus Maksum sebagai pewaris telah berjuang untuk tetap mempertahankan keberadaan tradisi pencak silat yang diturunkan oleh kakeknya tersebut, dan pada tahun 1965 GASMI mulai diperkenalkan dilingkungan pondok pesatren lirboyo kediri yang mana salah satu pendirinya adlah kakek dari gus maksum itu sendiri, di pondok inilah gasmi mulai diadakan pelatihan pencak dengan sistem internal pondok dengan diikuti beberapa santri yang ada dilingkungan pesantren di era ini gasmi belom resmi didirikan.

Tak sampai disitu saja aliran pencak silat gasmi inipun tidak pernah tinggal diam ketika ada kemunkaran dengan bentuk apapun baik itu diwilayah kediri maupun sekitarnya, aksi demi aksi selalu terjadi , dimana GASMI di-Era Gus maksum semakin berkembang pesat tidak hanya dilingkungan pondok juga berkembang hingga di seluruh pelosok kediri hingga ponorogo.dan sekitarnya .Akhirnya Kh. Abdullah Maksum Jauhari pada tahun 1970-an Pencak silat warisan dari Kh. Manaf Abdul Karim kakeknya ini resmi didirikan di Lirboyo dengan tetap memepertahankan tujuan awal pencak silat Gasmi itu sendiri yaitu
  • Menjadikan pesatren sebagai sentral pencak silat
  • Bekal melawan kemunkaran dan penjajah
  • Pembekalan santri dalam berdakwa agama
  • Pembekalan diri dalam aktifitas kehidupan sosial beragama dan bernegara
  • Dan sebagai sarana pengembangan sekaligus sebagai cara mempertahankan warisan leluhur.
Puncak GASMI
Pada tahun 1970-1980 an silat gasmi mulai sangat center terdengar dipenjuru jawa timur dan jawa tengah karena peranan dari pendekar-pendekar gasmi yang selalu exis dalam menegakkan Amar Makruf Nahi Munkar , salah satu moment Gasmi yang penting dan sangat bersejarah yaitu pada saat melakukan counter attack pada  Lembanga Kesenian Rakyat yang dinaungi PKI "sebut saya nama lembaga itu" LERKA, sekaligus melakukan pemberantasan terhadap Partai Komunis di wilyah jawa timur. terutama diwilayah kediri dan madiun , tak jauh dari aksi itu Gus maksum yang merupakan cucu Mbah Manaf juga sering melakukan aksi dengan kekuatan magis spiritual dalam pemberantasan PKI , hingga mendapat julukan si-santri berambut api.

Kisah santri  sirambut api ini bermula pada saat penumpasan PKI di daerah prambon desa watu ompak yang mayoritas penduduknya adalah orang-orang PKI , pada saat itu seperti biasa GP Ansor dan Lerka mengadakan pertandingan reguler pencak silat sebagai rutinitas bulanan untuk meredam suasana panas dari kedua belah pihak, namun sering terjadinya provokasi dan agitasi dari kubu PKI/Lerka dalam setiap pertandingan semakin membuat GP Ansor geram setelah berbagai pertimbangan pada akhirnya kedatangan Gus Maksum ke pertandingan itu barulah kelompok dari GP ansor memutuskan untuk melakukan perlawanan yang sesungguhnya untuk melakukan perlawanan. pada sAat itu pula saat gus maksum sedang menghadapi belasan orang dari pihak PKI dengan mengucapkan takbir " Allahu Akbar" seketika rambut dari gus maksum berdiri dan menyala seperti api yang berkobar. sehingga membuat semangat dari Gp Ansor untuk melakukan serangan. dengan saat bersamaan para orang-orang dari pihak PKI pun berlarian . untuk membaca kisah ini lebih lanjut silahkan baca disini.

Setelah kejadian ini kemudian pencak silat GASMI ini tumbuh dan berkembang sangat pesat khususya dilingkup pondok pesantren dan kalangan ulama/warga nahdliyin , tak hanya itu gasmi juga mulai membiokot kepelosok jawa timur dan jawa tengah hingga ke wilayah jawa barat daerah cirebon. yang dikembangkan oleh beberapa alumni lulusan pondok pesatren lirboyo dan oleh gus maksum sendiri .

Buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya " istilah ini sangat cocok di sematkan pada Kh. Manaf Abdul Karim dengan cucunya Kh. Abdullah Maksum Jauhari , keduanya sama-sama mahir dalam ilmu keagamaan dan juga persilatan itulah mengapa kepedulian dari kedua ulama karismatik ini juga sama, jika Mbah Manaf mendirikan Gasmi maka Gus Maksum juga tak mau kalah dengan kakeknya, dengan melakukan pengembangan dengan menggali dan melestarikan kebudayaan pencak silat nusantara dengan mengemas lebih sempurna tepat ada tahun 1986 gusmaksum bersama dengan tokoh-tokoh ulama dari berbagai daerah dinusantara memperkasi sebuah prguruan ikatan pencak silat yang berperan sebagai wadah yang mengikat aliran pencak silat dari seluruh ulama NU senusantara

Inilah history cikal bakal berdirinya pencak silat pagar nusa selengkapnya tentang sejarah PAGAR NUSA silahkan baca disini.

Catatan penting !!! 
Semua artikel yang saya bagikan ini adalah merupakan materi sejarah saya dapat dari senior pagar nusa ketika saya masih menjadi siswa pagar nusa , selain itu saya juga dapatkan refisi history dari beberapa narasumber di media internet , dan yang paling utama saya dapatkan wawasan tersebut dari beberapa snaraumber tokoh sesepuh Pagar Nusa beraliran GASMI .jika ada kekurangan maupun kelebihan dalam sejarah dan semua artikel yang saya bagikan ini, mohon di koreksi lewat komentar untuk kesakralan sejarah pagar nusa .. 

Semoga dengan tambahan wawasan tentang sejarah GASMI akan menjadikan kita sebagai generasi yang cerdar dalam mempelajari sebuah ilmu.
Salam dari anak silat
➊➒ ➑➏
⚔★★★★ ☆★★★★⚔

BIOGRAFI GUS MAKSUM

Seorang santri yang menyandang julukan pendekar berambut api
pada tahun 60-an dimana kala itu terjadi banyak sekali aksi-aksi kemunkaran pemerasan pencurian hingga tindak pembunuhan , peperangan dan pemberontakan terjadi di berbagai penjuru nusantara , itu tak lepas dari isu rencana kudeta yang ingin dilakukan PKI terhadap rezim sukarno.

Pada masa-masa krisis ke-ekonomian ini menimpulkan banyak sekali polemik diberbagai kalangan masyarakat hal ini mengakibatkan ribuan orang terbunuh , peristiwa ini tercatat didalama sejarah kelam bangsa indonesia . pada waktu yang bersamaan inilah seorang santri muda dari kalangan warga nahdliyin hadir dengan ikut berpartisipasi melakukan agresi pemberantasan kemunkaran dan juga PKI khususnya didaerah kediri hingga madiun dan ponorogo.



Kh. Abdullah Maksum Jauhari yang akrab disapa gus maksum , beliau adalah seorang ulama yang dikenal dengan ciri khasanya yaitu berambut gondrong dan selalu berpenampilan unik dalam kesehariannya , selain itu beliau juga dikenal sebagai pendekar sejati yang tidak segan-segan melakukan aksi nyata dalam membasmi kemungkaran yang meraja lela di dareah beliau tinggal dulu yaitu di Kab.kediri dan sekitarnya.

Profil
  • Muhammad abdullah maksum - Abdullah maksumjauhari ( Gus maksum )
  • Lahir pada tanggal 8 Agustus 1944
  • Tempat kelahiran : daerah kras kecamatan kediri-jawa timur
  • Wafat tepat pada hari senin 21 Desember 2003
Riwayat pendidikan
  • Masuk SD kanigoro 1957
  • Madrasah tsanawiyah lirboyo namun tidak sampai tamat
  • Sebihnya beliau habiskan belajar mendalami ilmu agama dan pencak silat
Semasa muda beliau dikenal dengan santri yang sangat berbeda dengan santri pada umumnya selain itu beliau dikenal juga sebagai pribadi yang taat beribadah , mengaji dan berpuasa.sejarah juga mengatakan bahwa gus maksum merupakan salah satu tokoh yang berpengaruh penting dalam sejarah penumpasan PKI di wilayah jawa timur . lewat kemahiran beliau dalam beladiri pencak silat inilah keberadaanya kala itu sangat dibutuhkan para ulama dan bangsa.

Muhammad Abdullah Maksum "Gus maksum" di lahirkan dari sepasang tokoh berpengaruh dikalangan Nahdlatul ulma dan beliau juga dibesarkan di dilingkungan pondok pesantren , Ayahanda Gus Maksum Adalah Kh.Abdullah Jauhari Bin Kh.Fadil, Batokan kecamatan semen kab. kediri .Ibunda Beliau Adalah Nyai Hj.Aisyah Putri Dari Kh.Abdul Karim (Eyang Gus maksum pendiri GASMI dan salah satu tokoh pengasuh/pendiri pondok pesantren Lirboyo ).
Semasa masih dalam kandungan Kyai Jauhari dan Nyai Aisyah biasa membacakan Al-Qur’an,Asmaul Husna,Wirid,Shalawat dengan harapan agar kelak bayi yang dilahirkan menjadi seorang anak yang sholeh , berbakti kepada orang tua dan berguna bagi agama juga negara ,

Gus maksum kecil terlahir menjadi anak paling bungsu dari tiga saudara kakak perempuannya, waktu terus berjalan dan gus maksum kecilpun tumbuh dengan menjadi seorang anak yang diharapkan oleh kedua orang tua nya menjadi anak yang sholeh dan berbakti ,dalam pertumbuhannya tak ada yang istimewa bagi gus maksum, sama halnya seperti anak-anak pada umumnya beliau juga diajarkan tentang ilmu agama dengan peraturan yang ketat dan tegas dididik sopan satun dan disiplin baik dalam beragama dan segala aspek kehidupan, 

Sedikit kisah perjalanan seorang gus maksum semasa kecilnya dalam keseharian beliau , seperti halnya santri-santri lain gus maksum juga diajarkan tata cara berkehidupan yang baik mengaji belajar pengetahuan umum dan dikenalkan dengan ajaran islam yang kental , hal tersebut berlangsung terus menerus hingga gus maksum kecil pindah kepesantren kakeknya di Lirboyo.

Selain belajar langsung dengan kekeknya gus maksum juga belajar ilmu agama dengan beberapa tokoh kyai di kediri seperti:
  • Kyai Jamaludin Batokan,
  • Kyai Jufri,Mbah Jipang,
  • Kiyai Jipang (Kyai Muhammad Batokan)
Selanjutnya Gus Maksum memulai pengembaraanya dengan menimba ilmu pencak silat dan kanuragan sebagai bekal pengembaraannya mengarungi kerasnya alur hidup ,meskipun diusia yang masih tergolong sangat muda selain bergelut dalam bidang pencak silat dalam kegiatan mendalami ilmu silat beliau juga  tidak pernah meninggalkan aktifitas mengaji dan sekolah sebagai rutinitas seorang anak seusianya .

Kisah Gus maksum dalam  memulai belajar silat diawali dari daerah kediri dengan belajar pencak silat dari beberapa tokoh kyai sebagai pengarah dan membimbingnya  diantaranya
  • Kyai Kasidak (Tinggal Antara Kediri Blitar)
  • H.Munawar Jabang Kediri,
  • Bapak Muhajir Mondo Kediri,
  • H.Zaenal Kediri.
Selain belajar pencak silat beliau 'Gus maksum' juga belajar ilmu kanurangan dengan bebrapa tokoh yang mahir dibidang nya bebrapa tokoh yang berperan sebagai pemebimbing beliau diantaranya adalah
  • Kiyai Mansur Kali Pucung Blitar ( yang masih kakek dari jalur ayah)
  • Kiyai Ahmad Kemuning Kediri,
  • Kiyai Ibrahim Banjar Melati Kediri,
  • Habib Jufri Mrican Kediri,
  • Habib Baharun Mrican Kediri.
Selain tokoh kyai diatas ada pula tokoh lain yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran ilmu kanurangan dari gus maksum yaitu Kyai Mahrus Ali dan Kyai Ya’kub (Lirboyo) kedua tokoh kyai ini pada eranya sangat terkenal akan kemampuan dalam ilmu olah kanuragan dan silat .

Setelah gus maksum menimba ilmu keagaman di lirboyo kediri kemudian melanjutkan pengalaman berkelananya di jawa barat - Cirebon tepatnya ke Pondok Pesantren Buntet disana beliau berlajar silat langsung dengan Kyai Ilyas dan Kyai Busro dan beberapa kyai Pondok Pesanren Buntet lainnya yang masih keturunan dari Kyai Abbas Cirebon. dan setelah dirasa cukup menimpa ilmu dan pengalaman di jawa  barat kemudian beliau "gus maksum " kembali ke tanah kelahiran hingga terkenal sebagai santri yang berjuluk si rambut api dan guru besar pencak silat Gasmi hingga menjadi ketua umum pencak silat NU pagar nusa pada tahun 1896.
Biografi singkat dari Kh. Abdullah maksum jauhari

Namun jauh dari kisah itu awal mula gus maksum mulai mengenal pencak silat adalah dari seorang pendekar pengembara dari Rengas dengklok - Karawang jawa barat yang bernama Ahmad Fathoni yang ahli dalam pencak aliran Cikaret dan Cikalong.

Dimasa remajanya beliau mengabdikan diri untuk mengembangkan pencak silat GASMI yang telah terlebih dulu dikembangkan kakeknya Kh. Manaf Abdul Karim ,  kemudian beliau besarkan ikut sertakan sebagai aliran pencak silat pertama yang terikat dengan pencak silat NU Pagar Nusa . hingga dimasa senjanya beliau mengabdikan diri pada Nahdlatul Ulama dan sebagai guru spiritual ketua umum pertama pencak silat Nu pagar Nusa hingga wafat dengan meninggalkan banyak kenangan besar di sejarah perubahan bangsa indonesia dan tradisi pencak silat indonesia.

Catatan penting !!!

Semua artikel yang saya bagikan ini adalah merupakan materi sejarah saya dapat dari senior pagar nusa ketika saya masih menjadi siswa pagar nusa , selain itu saya juga dapatkan dari beberapa sumber di media internet , dan yang paling utama saya dapatkan dari beberapa sumber tokoh sesepuh Pagar Nusa beraliran GASMI .jika ada kekurangan maupun kelebihan dalam sejarah dan semua artikel yang saya bagikan ini, mohon di koreksi lewat komentar untuk kesakralan dan ke faild tan akan kebenaran dari sejarah pagar nusa dan keseluruhan nya. untuk wawasan dan pengetahuan generasi pagar nusa selanjutnya..

Sekaian semoga informasi tentang biografi gus maksum ini semakin menambah wawasan kita tentang pagar nusa.

Salam dari anak pencak silat

ARTI LAMBANG | LOGO PAGAR NUSA >>

Lambang Pagar Nusa
Setiap Organisasi - Lambang merupakan simbol sakral dari sejarah terbentuknya suatu organisasi itu sendiri . maka nilai sakral pada sebuah simbol tidak akan pernah jauh dari keselarasan adanya peran dan fungsi organisasi yang tertera pada lambang tersebut.

Pagar Nusa memiliki sebuah lambang yang menjaga martabat peran dan andil sebagai organisasi pencak silat bangsa indonesia , di mana setiap fungsi dari pada pagar nusa selalu memiliki nilai sakral yang memegang erat satu kesatuan pada gabungan pola ,nilai yang terkandung pun akan selalu di jaga layaknya simbol yang melekat sebagai label peranan organisasi.
Baca juga Artikel lengkap sejarah pagar nusa dan selengkapnya anda bisa Baca disini

Lambang - simbol adalah merupakan ikatan peran dan tindakan sebuah organisasi yang dibentuk, terlandas dengan jelas dengan arti-arti yang tertera bermakna lugas.
Kali ini mari kita bahan dan ulan tuntas - Simbol Pagar Nusa dan arti lugas yang tersimpul erat didalamnya , sebagai sebuah lambang.
Baca juga Arti Kesakralan Salam Pagar Nusa baca artikel lengkapnya Baca Disini

Lambang Pagar Nusa


Pada gambar diatas terdapat beberapa objek yang membangun bentuk jelas dari lambang pagar nusa. dari insani duniawi hingga akhirat telah tercantum dan seperti inilah penjelasannya:
Sudah baca keistimewaan gus maksum , jika belom silahkan baca artikel lengkapnya disini
1. Bentuk Lambang (Segi Lima)
Objek utama dari lambang pagar nusa adalah Segilima dimana dalam hal ini telah tertera perwakilan dua (2) arti peranan antara lain:
  1. Religi - Jumlah rukun islam , (Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa, Haji)
  2. Nasionalisme - Jumlah dasar negara indonesia (Pancasila)
2. Tiga Tepi Garis Putih
Ada tiga unsur hakekat perjalanan kehidupan manusia ketika dilahirkan di dunia sampai kembali ke pada sang pencipta yaitu 
  1. Alam janin (Kandungan)
  2. Almam dunia 
  3. Alam akhirat
Dan sebagai pengertian dasar tiga garis tepi berwarna putih tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Islam ; pagar nusa terdiri dari pendekar muslimin
  2. Iman ; bepegang teguh iman kepada Allah
  3. Ikhsan ; menjalankan dan menjauhi apa yang di aturkan Allah
3. Tulisan “NAHDLATUL ULAMA ” 
Tertera tulisan Nahdlatul Ulama  dalam lambang Pagar Nusa ,
  • Pagar Nusa adalah sebuah wadah organisai pencak silat yang bearada dibawah naungan panji Nahdlatul Ulama
4.  Ditebar terang oleh 9 bintang 
Terdapat objek bintang berjumlah sembilan (9) didalam lambang pagar nusa memilki simbol
  • Walisongo : Dimana konsep yang diajarkan pencak silat pagar nusa adalah memegang kuat tradisi yang terlebih dahulu ditanamkan para wali di bumi pertiwi.

5. Bola Dunia
Terdapat objek bola dunia dalam susunan simbol pagar nusa mengartikan dalam arti makna luas:
  • Seorang Pagar nusa akan menjadi pemimpin yang bijak dalam menjaga kesejahteraan dunia
  • Bersifat Universal dan tumbuh berkembang sebagai pelindung dunia. 
6. “ La Gholiba Ila Billah “ didalam seutas pita
Dalam batas kekuatan manusia adalah kemampuan manusia itu sendiri, namun jika manusia mampu berserah dan memohon pertolongan kepada yang dia yakini (Allah) di saat  manusia telah berada diambang batas kemampuan maka insyaallah semua akan berakhir pada keputusan yang baik.
  • Makna dari tulisan bahasa arab "Lagoliba illa billah " adalah "Tiada kemenangan kecuali tanpa pertolongan dari allah"
7. Trisula
Sangat banyak jenis senjata yang telah dibuat oleh manusia , akan tetapi mengapa trisula yang diambil dalam perwakilan salah satu objek simbol senjata/pusakan dilambang pagar nusa,
  • Trisula dalam bahasa jawa berarti tiga mata pisau yang tajam
  • Trisula diwakilkan dalam logo pagar nusa sebagai simbol dunia persilatan dengan tetap memegang tiga prinsip hakekat kehidupan seperti arti tiga garis tepi berwarna putih nomor 2.
  • Trisula juga di simbolkan sebagai keseimbangan tatanan kehidupan manusia. hingga batas akhir kehidupannya.
8. Warna Baground Didominasi Hijau
  1. Warna Hijau bermakna kesuburan dan kehidupan
  2. Warna Hijau sebagai simbol terikatnya pagar nusa dengan NAHDLATUL ULAMA yang memegang teguh faham Ahlusunnah Wal Jama'ah
  3. Selain itu warna hijau dan putih adalah dua warna yang di sukai baginda rasul.

Simbol sebagai lambang yang mengikat sesuatu yang besar didalamnya. Makna dalam sebuah lambang adalah perwakilan dari apa yang telah pertama kali di tujukan.
semoha dengan mengerti dan memahami arti dari lambang pagar nusa ini kita bisa semakin meng-eratkan tali silturrahim dan dapat mengaplikasikan tujuan dari simbol yang bermakana dimasing-masing objek.
Baca juga Profile dari Gus maksum Artikel lengkanpanya silahkan Baca disini

Sejarah Lambang Pagar Nusa
Lambang atau logo sebuah organisasi merupakan simbol kesakralan dari tujuan yang tersirat didalamnya sebagai wakil dan artikulasi tujuan didirikan organisasi tersebut, tak ubahnya dengan Logo /Lambang Pagar Nusa ynag juga mengandung nilai kesakralan yang tinggi , Lambang ini pun memiliki sejarah pembentukkannya , sedikit ulasan tentang sejarah terbentuknya lambang pagar nusa
Baca juga Perbedaan sejarah Gasmi dan sejarah Pagar Nusa

Diawali saat pertama Pencak Silat Pagar Nusa berdiri bersamaan dengan itu Lambang ini pun juga di bentuk dan dirilis ,
Lambang pagar nusa berbentuk terdiri dari segi lima dengan warna dasar hijau dengan bola dunia di dalamnya, didepannya ada pita bertulis Laa Gholiba illa billah yang artinya Tiada yang menang kecuali mendapat pertolongan Allah. Dilengkapi dengan bintang sembilan dan trisula sebagai symbol pencak silat. Lambang tersebut di usulkan oleh Kh.Suharbillah SH.LLT. yang kemudian di sempurnakan dan diubah menjadi segi lima oleh peserta musyawarah III di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Kh. Sansuri Baidawi sebagai sesepuh dan penasihat yang sempat hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa :
Logo pertama berbunyi : Laa Gholiba illallah
kemudian oleh beliau diperbaiki menjadi : Laa GholibaiIlla Billah

Catatan penting !!! 
Semua artikel yang saya bagikan ini adalah merupakan materi sejarah saya dapat dari senior pagar nusa ketika saya masih menjadi siswa pagar nusa , selain itu saya juga dapatkan dari beberapa sumber di media internet , dan yang paling utama saya dapatkan dari beberapa sumber tokoh sesepuh Pagar Nusa - GASMI .jika ada kekurangan maupun kelebihan dalam sejarah dan semua artikel yang saya bagikan ini, mohon di koreksi lewat komentar untuk kesakralan sejarah pagar nusa ..

Terimakasih buat kalian semua sedulurku pagar nusa.. kompak selalu..
Perjuangkan dan lestarikan budaya leluhur kita, jangan baru peduli ketika sudah tidak ada..
Salam #NUsa86
Jaya terus Pagar Nusa ku.


Sekian dari saya , tentang ulasan Arti lambang pagar nusa , semoga bermanfaat. terimakasih..

Biografi Kh. Manaf Abdul Karim (Lirboyo)



Biografi Kh. Manaf Abdul Karim  (1856 – 1954 )

Kh. Manaf Abdul Karim - lahir pada  tahun 1856 M tepatnya di desa Diyangan, Kawedanan, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, beliau lahir dari pasangan Kyai Abdur Rahim dan Nyai Salamah.
Manab , Nama kecil dari Kh. Manaf Abdul Karim ,beliau merupakan anak ketiga dari empat bersaudara , diawalai pada usia belia ,14 tahun Kh. Manaf Abdul Karim/Manab sudah merantau mengelilingi pelosok negri untuk belajar mengaji , ditemani oleh kakak nya Kyai Aliman
Pesantren yang pertama beliau singgahi terletak di desa Babadan, Gurah, Kediri. Kemudian beliau meneruskan pengembaraan ke daerah Cepoko, 20 km arah selatan Nganjuk, 6 tahun beliau mengambdi belajar ngaji di sini kemudian meneruskan ke Pesantren Trayang, Bangsri, Kertosono, Nganjuk Jatim, disinilah beliau memperdalam pengkajian ilmu Al-Quran. Lalu beliau melanjutkan pengembaraan ke Pesantren Sono, sebelah timur Sidoarjo, sebuah pesantren yang terkenal dengan ilmu Shorof-nya, 7 tahun lamanya beliau menuntut ilmu di Pesantren ini. Selanjutnya beliau nyantri di Pondok Pesantren Kedungdoro, Sepanjang, Surabaya. Hingga akhirnya, beliau kemudian meneruskan pengembaraan ilmu di salah satu pesantren besar di pulau Madura, asuhan  Syaikhona Kholil Bangkalan.  sekitar 23 tahun Kh. Manaf Abdul Karim menimba ilmu di madura.
Pada usia 40 tahun, Kh. Manaf Abdul Karim meneruskan pencarian ilmu di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim, yang diasuh oleh sahabat karibnya semasa di Bangkalan Madura, KH. Hasyim Asy’ari. Hingga pada akhirnya KH. Hasyim Asy’ari menjodohkan Kh. Manaf Abdul Karim dengan putri Kyai Sholeh dari Banjarmelati Kediri, tepatnya pada tahun 1328 H/ 1908 M.
Kh. Manaf Abdul Karim menikah dengan Siti Khodijah Binti KH. Sholeh, yang kemudian dikenal dengan nama Nyai Dlomroh. Dua tahun kemudian beliau bersama istri tercinta hijrah ke tempat baru, di sebuah desa yang bernama Lirboyo, tahun 1910 M. Disinilah titik awal tumbuhnya Pondok Pesantren Lirboyo.
Kemudian pada tahun 1913 M, Kh. Manaf Abdul Karim mendirikan sebuah masjid di tengah-tengah komplek pondok pesantren  tentu nya sebagai sarana ibadah dan sarana ta’lim wa taalum bagi santri-santrinya beliau kelak.
Secara garis besar Kh. Manaf Abdul Karim adalah sosok yang sederhana dan bersahaja. Beliau gemar melakukan riyadlah; mengolah jiwa atau tirakat, sehingga seakan hari-hari beliau hanya berisi pengajian dan tirakat , selain cerdas dalam belajar di bidang ilmu agama beliau juga menguasai keahlian beladiri pencak silat silat  , Kh. Manaf Abdul Karim sangat prihatin dan peduli  akan keberadaan budaya-budaya bangsa yang mulai terpinggirkan ,salah satu bukti kepedulian beliau adalah ditunjukan  pada tanggal 1915-an beliau mendirikan sebuah seni beladiri pencak silat tradisional yang kala itu di beri nama "GASMI" (Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia) , tujuan didirikannya pencak silat ini tak lain adalah untuk  membekali santri-santri beliau dalam Amar marma'ruf nahimunkar dan juga sebagai sarana menanaman kepedulian akan budaya nusantara warisan leluhur bangsa.
Pada tahun 1950-an, ketika Kh. Manaf Abdul Karim menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya -sebelumnya beliau melaksanakan ibadah haji pada tahun 1920-an- kondisi kesehatan beliau sudah tidak memungkinkan, namun karena keteguhan hati akhirnya keluarga mengikhlaskan kepergiannya untuk menunaikan ibadah haji , dengan ditemani sahabat akrabnya KH. Hasyim Asy’ari dan seorang dermawan Madiun KH. Khozin akhirnya beliau berangkat menuju tanah suci  untuk mendekatkan diri pada sang Ilahi.
Sosok Kh. Manaf Abdul Karim adalah sosok yang sangat istiqomah dan berdisiplin dalam beribadah, bahkan dalam segala kondisi apapun dan keadaan bagaimanapun, hal ini terbukti tatkala beliau menderita sakit, beliau masih saja istiqomah untuk memberikan pengajian dan memimpin sholat berjamaah, meski harus dipapah oleh para santri. Akhirnya, pada tahun 1954, tepatnya hari senin tanggal 21 Ramadhan 1374 H, Kh. Manaf Abdul Karim berpulang ke rahmatullah, beliau dimakamkan di belakang masjid Lirboyo. (al Fatihah…)

Catatan penting !!! 
Semua artikel yang saya bagikan ini adalah merupakan materi sejarah saya dapat dari senior pagar nusa ketika saya masih menjadi siswa pagar nusa , selain itu saya juga dapatkan dari beberapa sumber di media internet , dan yang paling utama saya dapatkan dari beberapa sumber tokoh sesepuh Pagar Nusa - GASMI .jika ada kekurangan maupun kelebihan dalam sejarah dan semua artikel yang saya bagikan ini, mohon di koreksi lewat komentar untuk kesakralan sejarah pagar nusa ..

Terimakasih buat kalian semua sedulurku pagar nusa.. kompak selalu..
Perjuangkan dan lestarikan budaya leluhur kita, jangan baru peduli ketika sudah tidak ada..
Salam #NUsa86
Jaya terus Pagar Nusa ku.

Sekian dari saya ulasan mengenai profile Mbah Manaf .. Semoga bermanfaat , terimakasih,,

SEJARAH PENCAK SILAT

Pencak silat
Merupakan suatu kesenian yang muncul dari dalam insting seorang manusia dalam mempertahnkan diri dan menjaga keasrian tempat manusia itu tinggal. sejarah mengatakan konon sebelum dikenal dengan istilah pencak silat gerakan-gerakan beladiri suku asli nusantara tumbuh karena tantangan alam saat sedang berburu. kemudian suku asli nusantara ini menirukan beberapa gerakan-gerakan hewan dalam menaklukkna hewan buruan mereka , dari sinilah jurus jurus beladiri yang ada dalam pencak silat nusantara khas dengan gerakan-gerakan menyerupai pertarungan hewan liar di hutan. 

Nusantara yang terisi dari ribuan kepulauan dan ratusan suku masing-masing memiliki insting kehidupan alam yang tak jauh berbeda , sejarah juga mengatakan sekitar abad ke-7 kemunculan kerajaan-kerajaan besar nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan kerajaan lain dinusantara telah melahirkan pendekar-pendekar sakti dengan prajurit-prajurit yang olah kanuragan dan ilmu beladiri yang sangat hebat dan dapat diandalkan dalam melawan musuh dan dalam berperang merebutkan daerah kekuasaan.

Donald F. Draeger seorang sejarawan yang meneliti tentang pencak silat juga mengatakan bukti-bukti bahwa pencak silat telah ada pada jaman kerajaan hindu-budha itu ditegaskan dengan pahatan-pahatan releif di artefak bangunan candi prambanan dan borrobudur yang terdapat beberapa gerakan kuda-kuda dan penggunaan senjata .dalam bukunya Donald F Draeger juga menuliskan pencak silat berhubungan erat dengan senjata seperti pedang tombak dan tameng/prisai.

Beladiri dari pendekar kerajaan dinusantara nikenal sakti dengan kekuatan spiritual dan kemampuan olah kanuragannya. masing-masing daerah memiliki pendekar yang dibanggakan seperti Prabu siliwangi dari tanah pasundan , Gajah mada dari Majapahit pencak silat kenarok kediri sipitung dari betawi , pencak silat juga menyebar luas dari mulut kemulut dari derah ke daerah , sebab itulah tak ada sejarah yang bisa dibuktikan secara nyata siapa dan dari mana pencak silat ini pastinya berasal , yang jelas keberadaan pencak silat ini mulai terorganisir keberadaannya pada abad ke-14 dimana pengaruh besar perkembangan pencak silat ini mulai dibawa tokoh ulama-ulama Islam dan diajarkan bersama dengan ajaran agama di surau /pondok pesantren , inilah mengapa pondok pesantren menjadi salah satu basik terlahirnya kebudayaan pencak silat. khususnya dinusantara.

Sejarah membuktikan bahwa pencak silat juga melekat didalam diri seorang pejuang itu terbukti saat beberpa perjuangan yang melawan penjajah kolonial belanda seperti Tueku Umar , Tuanku Imam Bonjol dan masih banyak lagi. inilah mengapa pencak silat begitu penting untuk tetap dijaga keberadaannya.

Pencak silat tidak hanya berkembang diwilayah nusantara melainkan kepenjuru kepulauan di asia tenggara seperti malasiya, singapure brunai, thailand dan filiphina .Menyadari perkembangan pencak silat yang semakin lama semakin besar dinusantara akhirnya pada 18 Mei 1948 dibentuklah sebuah badan induk organisasi pencak silat IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) yang bersifat nasional dan merupakan induk organisasi pencak silat tertua didunia.

Kemudian tapat pada 11 Maret 1980 diadakan Persatuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) yang diperkasai oleh prakarsa Eddie M. Nalapraya ketua IPSI selaku tuan rumah Indonesia. pada pertemuan itu dihadiri juga pewakilan pesilat dari negara Singapura Malasiya dan Brunai . dalam pertemuan ini ditetapkan bahwa keempat negara ini sebagai pendiri pencak silat.

Majunya perkembangan dunia diimbangi pula oleh cabang olahraga Pencak silat yang kini telah resmi dimasukkan kedalam turnamen tingkat internasional .

Indonesia
yang merupakan negara yang melahirkan pencak silat tentu memiliki jumlah aliran pencak silat yang sangat banyak perkembangannya pun tembuh dan berkembang diberbagai kalangan masyarakatnya. adapun aliran-aliran pencak silat Nusantara dengan histori keberadaannya dan peran partisipasinya begitu besar untuk negara;
Berikut beberapa aliran pencak silat Nusantara yang memiliki karisma besar di kancah nasional dan internasional
  1. Pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa
  2. Pencak silat PSHT
  3. Pencak silat Asad
  4. Pencak silat Tapak Suci
  5. Pencak silat IKSPI kera sakti
  6. Pencak silat Prisai diri
  7. Pencak silat Merpati putih
  8. Selengkap nya tentang aliran pencak silat yang ada dinusantara silahkan baca disini
Diatas merupakan beberapa aliran pencak silat yang terdaftar resmi di Organisasi pencak silat tertinggi di indonesia dan dapat berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional dengan nama pencak silat masing-masing yang telah didaftarkan bahkan dapat mewakili nama indonesia dalam kejuaraan tingkat internasional dengan nama IPSI .

Pesilat Indonesia-Thailand
Sejarah merupakan awal mula pengetahuan kita tentang apa yang akan kita pelajari , dengan mempelajari asal muasal pencak silat ini selain menambah wawasan kita tentang pencak silat tentu juga menambah motivasi diri sendiri untuk mengharigai dan mencintai warisan leluhur yang ditinggalkan untuk kita.

Semoga ulasan kecil ini bermanfaat besar untuk semua generasi muda nusantara untuk pengetahuan tentang pencak silat nusantara. 
Salam dari anak silat.

SEJARAH PAGAR NUSA

Pencak silat nusantara
Pagar Nusa - Pagar nya NU dan Bangsa merupakan seni beladiri pencak silat yang ditengarai tumbuh dan berkembang dari kalangan tokoh-tokoh pejuang dan ulama yang memiliki rasa nasionalisme tinggi dan jiwa religius. adapula visi dan misi pencak silat yang dinaungi langsung oleh otoritas ormas Nahdlatul ulama ini diantaranya
  1. Visi dari pencak silat pagar nusa adalah menanamkan rasa nasionalisme dan jatidiri yang penuh religi bagi mereka yang belajar mendalami pencak silat pagar nusa.
  2. Misi dari pencak silat pagar nusa yaitu menjadi wadah yang mengikat untuk aliran-aliran pencak silat dari ulama-ulama Nahdliyin se Nusantara. 
Mlihat dari visi dan misi mulia yang diterapkan pada pencak silat pagar nusa  pastinya untuk dapat menggapai ke titik tersebut sangat lah berat dan diperlukan perjuangan yang keras.

Sejarah pagar nusa
Pencak silat Pagar Nusa - adalah pencak silat yang terhitung masih cukup muda dilihat dari sejarah pertama kali berdiri hingga masih banyak nya saksi-saksi hidup yang ikut menyaksikan pejuangan dalam berdirinya pagar nusa.

Kh.Suharbillah salah satu pengasuh pondok pesantren didaerah surabaya ini merupakan salah satu tokoh yang memperkasai berdirinya pencak silat nahdlatul ulama pagar nusa.  tokoh yang aktif dalam kegiatan ke-NU an ini sering bersua dengan tokoh ulama Nu lainnya selain itu untuk mempererat ikatan silaturrahim antar ulama lainnya. dan disinila beliau menjumpai banyaknya pencak silat  yang diajarkan di kalangan pondok pesantren ,

History mengatakan kepeduliannya akan perkembangan dunia pencak silat inilah yang membawa Kh.Suharbillah memiliki gagasan untuk mengikat pencak silat-pencak silat dikalangan ulama NU menjadi satu wadah. akhirnya pada suatu ketika beliau silaturrahim ke pondok pesantren lirboyo untuk menemui seorang dengan kemahiran dalam seni beladiri pencak silat dan kiprahnya mendalami ilmu olah kanuragan yang tenar pada kala itu beliau adalah Kh.Abdullah maksum jauhari (Gus maksum). sejarah juga mengatakan setelah menemui Kh.Abdullah maksum jauhari (Gus maksum) kemudian beliau bersua bersama Gus maksum dikediaman Kh.Mustofa bisri di rembang jawa tengah.

Pada kunjungan yang bersifat silaturrahim ketiga tokoh ini sepakat untuk mendirikan sebuah organisasi wadah pencak silat yang mengikat aliran silat ulama Nu senusantara. dan diadakan pertemuan selanjutnya untuk pembahasan yang lebih serius.

Pertemuan pertama
Pada 12 muharam 1406 M bertepatan pada tanggal 27 september 1985 bertempat di pondok pesantren tebu ireng jombang-jawa timur ,diadakan pertemuan pertama yang membahas rencana pembentukan pencak silat yang dinaungan Nahdlatul ulama ,dimana dalam pertemuan ini dihadiri para tokoh-tokoh ulama NU dan pendekar dari berbagai daerah seperti Jombang, Ponorogo, Pasuruan, Nganjuk, Cirebon, Kalimantan dan Kediri.

Foto pertemuan dengan jawara-jawara pencak silat

Kemudian surat keputusan resmi tim persiapan pembentukan perguruan pencak silat yang dinaungi Nahdlatul ulama telah di sahkan pada tgl 27 Rabiul awal 1406/10 Desember 1985 berlaku sampai 15 januari 1986. pada pertemuan ini tercatat telah dihadiri beberapa ulama NU, tokoh-tokoh masyarakat dan pendekar-pendekar di daerah jawa timur dan luar derah jawa timur antara lain:
  1. Kh. Abdurahman ustman  dari jombang
  2. Kh. Muhajir dari kediri
  3. Kh. Atoillah dari surabaya
  4. Drs. Lamro  dari ponorogo
  5. Timbul Jaya SH pendekar asal lumajang dll.
Selain dihadiri tokoh masyarakat dan jawara-jawara diatas pada pertemuan pertama ini juga di hadiri oleh beberapa sesepuh tuan rumah (Ponpes Tebu Ireng - Jombang) yang berperan penting dalam memberikan nasehat dan pemberi wejangan sebagai penyempurnaan musyawarah sebuah organisasi salah satu diantaranya adalah KH.Syansuri badawi

Pada pertemuan pertama ini menghasilkan beberapa poin peting diantara lain:
  1. Fatwa dari Kh. Syansuri badawi yang berbunyi: " Mempelajari silat hukumnya boleh dipelajari dengan tujuan perjuangan dan beladiri "
  2. Sepakat dibentuknya ikatan pencak silat sebagai wadah untuk mempersatukan berbagai pencak silat dibawah naungan NU.
Pertemuan Ke-dua
Musyawarah kedua diadakan di pondok pesantren lirboyo kediri-jawa timur pada tanggal 03 Januari 1986. dalam musyawarah ini dihadiri tokoh ulama dari jombang , ponorogo , nganjuk , cirebon, pasuruan , lumajang dan kalimantan hingga jawara -jawara sekitar kediri dan jawatimur lainya.selain itu dihadiri pula utusan dari PWNU jawa timur K .Bukhori susanto yang berasal dari kab.lumajang dan Kh.Suharbillah SH.LL.T pengasuh pondok pesantren  An Najiyah Sidosermo Surabaya.

Dalam musyawarahke-dua ini terlahir beberapa poin penting sebagai berikut

foto potongan lembar pengurus pagar nusa 1

Terbentuknya struktur kepengurusan pencak silat sebagai berikut:
  • Ketua Umum : KH. Abdullah maksum jauhari
  • Sekretaris : Drs. H. Fuad anwar
  • Ketua Harian : KH. Drs. Abdur rahman utsman
  • Ketua I : H. Suharbillah, SH.LLT
  • Sekretaris : Drs. H. Fuad Anwar
  • Sekretaris I : Drs. Kuncoro
  • Sekretaris II : Ashar Lamro
Selain terbentuknya struktur kepengurusan pusat pertama juga ada beberapa poin yang telah disepakati diantaranya:

  • Menetapkan Kh.Abdullah maksum sebagai ketua umum pencak silat NU Pagar Nusa pertama. dan beberapa jajaran kepengurusan yang tertera diatas.
  • Nama pencak silat yang disepakati adalah Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) diperoleh pada waktu audiensi dengan PWNU jawa timur yang diusulkan oleh KH. Anas thohir selaku PWNU jawa timur
  • Kemudian pada waktu yang bersamaan disempurnakan dengan nama Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa yang merupakan kepanjangan dari Pagarnya NU dan Bangsa. Nama tersebut diusulkan secara langsung oleh KH. Mujib ridlwan dari surabaya yang merupakan putra dari KH. Ridlwan abdullah tokoh ulama yang menciptakan lambang dari Nahdlatul ulama.
  • Pembetukan Lambang/Simbol pagar nusa
Untuk mengetahui penetapan lambang/simbol pagar nusa yang pertama kali diresmikan dalam mufakat kedua ini silahkan baca selengkapnya disini.

Setelah mufakat dan musyawarah kedua telah menemukan hasil dari apa yang ditujukan 
kemudian pencak silat NU pagar nusa mulai diperkenalkan di kalangan santri-santri di lirboyo dan sekitarnya ,mulai diadakan latihan pertama pagar nusa dipondok pesantren lirboyo , meski santri-santri dilirboyo sudah tidak asing lagi dengan pencak silat, karena terlebih dulu telah ada latihan aliran pencak silat GASMI yang diasuh oleh Gus maksum dengan seragam merah yang menyala. namun setelah pagar nusa resmi diperkenalkan sejak itu pula GASMI menjadi aliran pencak silat pertama yang terikat resmi dipagar nusa. untuk mengenal lebih lanjut tentang pencak silat aliran GASMI silahkan baca selengkapnya disini. kemudian disusul berbagai aliran pencak silat ulama nahdliyin lainnya yang terikat dipagar nusa seperti 
  • Pencak silat aliran Cimande dan Cikalong dari jawa barat
  • Pencak silat GASMI dari kediri lirboyo
  • Pencak silat Jiwa suci dari pesantren Al-maruf bandar lor kediri
  • Asta Dahana pencak silat lokal kediri
  • Pencak silat NH Perkasya  (Nurul Huda Perkumpulan dua kalimat syahadat) dari popes tebu ireng jombang
  • Prosegal silat tradisional dari blitar
  • Aliran pencak silat Sapujagad
  • dan lain-lain
Sekarang sudah puluhan aliran pencak silat yang telah terikat dipagar nusa dari berbagai pelosok daerah se nusantara.
Setelah paga nusa mulai diterima dengan baik dilingkungan masyarakat dan muali berkembang dipenjuru jawa timur dan sekitarnya.

Pertemuan ke-tiga
Pada pertemuan musyawarah yang ke-tiga kali ini selain pertemuan forum silaturrahim juga menghasilkan beberapa bahasan yang diantaranya:
  1. Membahas perkembangan pencak silat NU pagar nusa di lingkungan masyarakat
  2. Pembenahan beberapa kekurangan dimusyawarah ke-dua salah satunya pembenahan dan penyempurnaan dari lambang baku pagar nusa. lebih lengkap silahkan baca disini
  3. Dan rencana pembentukan susunan pengurus tingkat Nasional pencak silat NU pagar nusa
  4. PBNU membuat surat penghantar kesediaan ditunjuk menjadi pengurus , surat pengantar tersebut ditanda tangani oleh ketua umum PBNU Kh. Abdurrahman Wahid dan Rais Aam Kh. Ahmad Sidiq (Insya Allah tanda tangannya KH. Achmad Siddiq merupakan tanda tangan yang terakhir).
  5. Rencana diadakan Munas pagar nusa ke-I
Kemudian diadakanlah

MUNAS I
Musyawarah Nasional Pagar Nusa ke-I
dimana acara akbar ini diselenggarakan di Pesantren zainul hasan, daerah genggong kraksaan Probolinggo-Jawa timur, surat kesediaan ditempati ditanda tangani oleh KH. Saifurrizal. dan untuk penentuan tanggal pelaksanaan Musyawarah Nasional Pagar Nusa ke-I ditentukan oleh Kiai KH. Saifurrizal sendiri yaitu pada tanggal 20-23 September 1991 yang ternyata tanggal tersebut adalah 100 hari wafat beliau. sehingga pada waktu pembukaan diadakan tahlil terlebih dahulu.
Pada MUNAS keI ini disepakati beberapa penambahan dan perubahan pagar nusa diantaranya:
  1. Sesuai dengan hasil Muktamar NU di Cipasung, Lembaga Pencak Silat NU Pagar Nusa (LPS-NU) berubah status dari lembaga menjadi badan otonom.
  2. Kemudian pada Muktamar NU di lirboyo kediri status badan otonom kembali diubah menjadi lembaga.
MUNAS II dijakarta

MUNAS II
Musyawarah Nasional Pagar Nusa ke-II
dilaksanakan di Padepokan IPSI Taman Mini Indonesia Indah Jakarta pada tanggal 22 Januari 2001, yang diikuti perwakilan dari wilayah-wilayah IPS NU Pagar Nusa yang ada diseluruh Indonesia, antara lain :
  1. Jawa Timur
  2. Jawa Tengah
  3. Jawa Barat
  4. Lampung
  5. Riau
  6. Bali
  7. Kalimantan
  8. Sulawesi
Khusus untuk jawa timur yang merupakan basik sentral pengembangan IPS-NU Pagar Nusa mengerhakan seluruh cabang-cabang yang ada di 35 Kabupaten/Kota se-jawa timur dan perwakilan dari Pondok pesantren untuk ikut serta dalam pelaksanaan MUNAS II yang diadakan di Jakarta.
Pada MUNAS II ini dibuka oleh KH. Abdurrahman wahid yang pada saat itu adalah Presiden RI ke-IV. Adapun agenda yang dibahas dalam MUNAS II antara lain :
  1. Organisasi : membahas masalah peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD/PRT) IPS NU Pagar Nusa
  2. Ke-PASTI-an : membahas masalah PASTI dan perangkat yang lain yang meliputi seragam dan atributnya, keanggotaan, dan kepelatihan
  3. Teknik dan Jurus : membahas, menggali dan menyempurnakan jurus-jurus yang sudah dimiliki oleh IPS NU Pagar Nusa yang kemudian didokumetasikan dalam bentuk Hard Copy (buku) dan Soft Copy (kaset VCD).
  4. Penentuan seragam baku pagar nusa , silahkan lihat design resminya disini
Seragam-seragam resmi yang anggota pagar nusa antara lain:
  • Seragam Atlit
Baju dan celana berwarna hitam dengan badge IPSI didada sebelah kanan dan badge Pagar Nusa didada sebelah kirim dilengkapi sabuk kebesaran warna hijau diikatkan dengan simpul hidup disebelah kanan.
  • Seragam Pasukan Inti (PASTI) Putra
Kemeja lengan panjang berwarna hitam, celana warna hitam, sepatu hitam PDH dengan memakai atribut yang telah ditentukan. seperti peci hitam dan identitas pagar nusa
  • Seragam Pasukan Inti (PASTI) Putri
Blaser (jas) berwarna hitam, jilbab hitam, celana hitam dan memakai sepatu PDH berwarna hitam dengan atribut yang telah ditetapkan.
  • Seragam Pengurus
Baju dan celana warna hitam, memakai jas warna putih berkopyah hitam dan bersepatu PDH warna hitam dengan atribut identitas pagar nusa
  • Seragam Dewan Khos
Seperti seragam pengurus ditambah dengan symbol khusus
  • Seragam Kebesaran
Jubah warna hitam yang dipakai hanya pada waktu kegiatan nasional.

Dan dilanjtkan pada Munas-Munas pagar nusa selanjutnya

Foto pengurus pagar nusa pertama
Somaga dengan mengetahui sejarah berdirinya pencak silat NU pagar nusa ini semakin menambah wawasan tentang pencak silat pagar nusa. dan semakin mencintai pagar nusa hingga siap untuk berbakti mengembangkan dan melestarikan seni beladiri yang diwariskan oleh leluhur kita.
Bangga lah jadi generasi nusantara , cintai dan kembangkan pencak silat , jangan sampai pencak silat yang menjadi karakter asli kita justru punah dinegeri sendiri
Berapa sumber dikutib dari sini

Salam dari anak silat
 ➊➒ ➑➏™

KEISTIMEWAAN GUS MAKSUM JAHUARI | www.alpagarnusa.id

KETUA UMUM PERTAMA PAGAR NUSA

Kh. Abdullah Maksum Jauhari "Gus maksum"
Lahir pada tanggal 8 Agustus 1944
Tempat kelahiran daerah Kras Kabupaten kediri Jawa timur,
Wafat tepat pada hari senin 21 Desember 2003

download gambar


Kh. Abdullah Maksum Jauhari seorang ulama besar yang lebih akrab disapa dengan panggilan Gus maksum adalah salah satu cucu pendiri pondok pesantren Lirboyo yang ada didaerah kediri. beliau disegani sebagai seorang santri yang tekun belajar ilmu agama pada masa mudanya dan dihormati banyak santri lainnya bukan kareka beliau seorah yang dilahirkan dari salah satu ulama di lirboyo melainkan karena bakat-bakat beliau dalam menguasai berbagai ilmu kanuragan dan seni pencak silat yang dimiliki selain itu beliau juga gemar melakukan aksi penumpasan kemunkaran dan kebatilan dan dimana aksi aksi beliau bisa dibilang terlihat sangat hebat diluar nalar batas kemampuan manusia biasa , hingga pada masa nya berkat kepawaian itulah gus maksum direkomendasikan para ulama sebagai ketua umum dan guru besar pencak silat nu pagar nusa yang pertama.

Gus maksum
Namanya juga seorang santri belajar ilmu agama dan ngaji adalah makanan sehari-hari namun berbeda dengan kebanyakan santri yang berada di pondok pesantren yang cenderung hanya belajar mengaji Kh.Abdullah Maksum Jauhari Ulama yang akrab di sama "Gus maksum" ini juga juga gemar belajar seni beladiri pencak silat, dan terkenal pula dalam mengasah kemampuan ilmu kanuragan kebatinan

Santri yang lahir pada tahun 08 Agustus 1944 ini memang sudah terlahir dari keluarga tokoh ulama besar dan pesilat hebat , mungkin istilah "buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya" itu memang nyata, mengapa demikian , melihat dari sanad (silsilah) beliau Gus maksum adalah cucu dari Kh.Manaf Abdul Karim "yang merupakan tokoh pejuang dengan memperkasai pencak silat GASMI  selain itu beliau juga salah satu tokoh pendiri pondok pesantren lirboyo" tak bisa di pungkiri kemahiran dalam pencak silatnya sudah melekat sejak dini, selain belajar silat dari kakeknya beliau juga menimba ilmu pencak silat dari beberapa kyai di daerah kediri seperti:

Sanad Beberapa Guru Gus Maksum

  • Ahmad Fatoni (Pendekar pengelana asal jawa barat)
  • Kyai Jamaludin Batokan
  • Kyai Muhammad Batokan/Mbah Jipang (Istilah Ngaji Gampang)
  • Kyai Mansur Kali Pucung Blitar ( Kakek Gus maksum dari bapak)
  • Kyai Ahmad Kemuning Kediri
  • Kyai Ibrahim Banjar Melati Kediri
  • Habib Jufri Mrican Kediri
  • Habib Baharun Mrican Kediri (Ijazah rambut api)
  • Kyai Mahrus Ali dan Kyai Ya’kub (Lirboyo)
  • Kyai Ilyas ( Pesantren Buntet Cirebon , jawa barat) -Masih keturunan Kyai Abbas Cirebon.
  • Kyai Busro ( Pesantren Buntet Cirebon , jawa barat) -Masih keturunan Kyai Abbas Cirebon.

Sejarah mengatakan pertama kali Gus maksum mengenal dan belajar silat adalah dari seorang pesilat pengembara yang berasal dari Rengas dengklok,kerawang-jawa barat (Aliran Cikaret/Cikalong) bernama Ahmad fathoni.

Melihat proses didikan yang diwariskan dari ayahanda ,kakeknya dan guru-gurunya sikap dan sifat mereka sudah pasti melekat dalam diri gus maksum , dalam proses masa perjalanan mengarungi hidup, beliau telah tumbuh berkembang dan menjadi seorang bebakti terhadap kedua orangtua dan rajin dalam belajar ilmu-ilmu agama
Di usia yang masih tergolong belia Gus maksum memiliki tanda-tanda dan bakat dalam belajar pencak silat , selain itu beliau juga nampak memiliki keistimewaan bukan sekedar seorang santri namun juga seorang pendekar yang memiliki kekuatan yang dianggap janggal oleh semua orang yang secara langsung melihat kehebatan beliau kemudian beliau belajat silat untuk mengasah bakat bakat dengan tujuan yang mulia  berguna bagi agama dan bangsa.


Berikut beberapa keistimewaan yang dimiliki Kh. Abdullah Maksum Jauhari "gus maksum"
Keistimewaan Gus Maksum ( gus maksum kecil)