Showing posts with label Filosofi jawa. Show all posts
Showing posts with label Filosofi jawa. Show all posts

10 Filosofi jawa yang terkenal sakral

Dalam bahasa jawa melahirkan kosakata yang padu pada saat pengucapan maupun pendengaran dengan ciri khasnya yang lembut dan kalem , membuat bahasa jawa menjadi salah satu icon yang menarik bumi nusantara dari ratusan bahasa yang ada dinusantara , logat yang dikeluarkan ketika orang jawa berbicarapun benar-benar lembut nan santun ,

Download gambar lebih banyak disini


Perlu kita ketahui bahwasannya dalam bahasa jawa terdapat beberapa tingkatan , dari yang kasar sederhana hingga yang benar-benar halus , selain itu setiap kata yang diucapkan biasanya orang jawa selalu menyambungkan dengan sebuah filososfi didalam kehidupan  sehari-hari. ada beberapa filososfi kata dalam bahasa jawa yang sangat populer diantaranya:

1. Datan serik lamun ketaman , datan susah lamun kelangan
jika diartikan dalam bahasa universal nusantara yaitu bahasa indonesia
(  jangan kecewa saat musibah menimpa diri , jangan susah saat kehilangan )
Dimana memiliki filosofi arti dikehidupan manusia seperti yang dijabarkan dibawah ini
" Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri tetaplah tegar dan ihklas menerima, dan jangan merasa larut dalam kesedihan manakala kita kehilangan sesuatu yang kita sayangi , tetap bersyukur karena apa yang kita jumpai pasti suatu saat telah tiba dia akan meninggalkan kita dan kembali pada sang pencipta"

2. Ojo nggumunan , ojo getunan , ojo kagetan lan ojo aleman
jika diartikan dalam bahasa universal nusantara yaitu bahasa indonesia
( jangan mudah kagum , jangan mudah kecewa , jangan mudah terkejut dan jangan manja )
Dimana memiliki filosofi arti dikehidupan manusia seperti yang dijabarkan dibawah ini
" Intinya Jika jadi manusia yang mencari kehidupan sejati di alam dunia itu janganlah jadi orang yang mudah kagum dan terpana terhadap sesuatu, jangan merasa kecewa saat kehilangan dan saat apa yang kita inginkan tidak dapat tersampaikan, jangan terkejut melihat ataupun mendengar sesuatu yang baru dan jangan jadi manusia yang manja tetaplah bersikap sewajarnya karena itu akan menyelamatkan diri dari hal yang tidak kita mampu lewati"

3. Ojo ketungkul marang kalungguhan,kadoyan lan kemareman
jika diartikan dalam bahasa universal nusantara yaitu bahasa indonesia
jangan terbelenggu terhadpan kedudukan/tahta , duniawi dan kebahagiaan )
Dimana memiliki filosofi arti dikehidupan manusia seperti yang dijabarkan dibawah ini
" Ketika menjadi seorang manusia normal janganlah engkau mudah terobsesi atau terbelenggu terhadap sebuah keingginan diri dan ego dalam menggapai kedudukan , menggapai material duniawi dan mencari kebahagiaan kehidupan duniawi jika tidak dapat menahan diri maka kita akan selamanya tertipu dengan kemewahan duniawi yang tidak akan ada habisnya ". 

4. Ojo adigang adigung lan adiguno
jika diartikan dalam bahasa universal nusantara yaitu bahasa indonesia
(jangan merasa paling berkuasa, paling besar dan paling sakti)
Dimana memiliki filosofi arti dikehidupan manusia seperti yang dijabarkan dibawah ini
" jangan sekali-kali menjadi seorang manusia yang merasa angkuh dan berkuasa , merasa paling besar diantara yang lain dan merasa menjadi manusia paling sakti tiada tanding , percayalah diatas langit masih ada langit"

5. Ojo kuminter mundak keblinger , ojo cidro mundak ciloko
jika diartikan dalam bahasa universal nusantara yaitu bahasa indonesia
(jangan merasa pandai agar tidak keblinger , jangan mencidari/curang agar tidak celaka)
Dimana memiliki filosofi arti dikehidupan manusia seperti yang dijabarkan dibawah ini
" jangan menjadi manusia yang merasa diri paling benar karena hanya akan membawa kearah yang salah , tetap terima masukan saran dan kritikan dari orang lain , dan janganlah menjadi manusia yang sering berbuat curang atau mencelakakan orang lain jika tidak ingin kita terkena karma dari apa yang telah kita perbuat "

Lirik Tembang Lingsir Wengi [Sunan Kali jogo]- Alpagarnusa.id

Syair Lingsir wengi dari sunan kalijaga
Saat pertama kali seseorang mendengar lantunan dari lirik lingsir wengi apa yang ada dipikiran mereka..mungkin mereka akan selalu beranggapan bahwa lirik ataupun nada yang dikumandangkan ini akan mengandung hal-hal magis/mistis  dan selalu berhubungan dengan dunia gaib roh jahat setan hingga kegelapan yang mencekam ,maka mereka salah besar itu hanya narasi yang tidak bis dipertanggung jawabkan kebenarannya, jika benar seperti itu dikarenakan ulah generasi yang tidak dapat menjaga dan merawat keaslian dari sebuah warisan.



Kebanyakan orang-orang st mendengar lirik lingsir wengi membayangkan dengan hal-hal mistis padahal jika kita tau lirik dari tembang lingsir wengi yang asli itu justu jauh dari kata mistis lirik nada dan lagunya jika dikumandangkan memiliki citra seni tinggi khas jawa yang menggambarkan sebuah ungkapan rasa manusia lawan jenis yang sedang kasmaran/jatuh cinta

Berikut tembang asli dari lingsir wengi karya sunan kalijogo

Lingsir wengi
Sepi durong biso nendro
Kagodho maring wewayang
Kang ngerindu ati
Kawitane
Mung sembrono njur kulino
Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno
Nanging, duh tibane aku dewe kang nandang bronto
Sambat-sambat sopo
Rino wengi
Sing tak puji ojo lali
Janjine mugo biso tak ugemi

Jika diartikan dalam bahasa indonesia